D. Agus Harjito
Pengertian Etika
1. Etika atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan Ethics merupakan sebuah kata yang berasal dari bahasa Yunani (Greek) yang berarti kebiasaan menurut adat yang berlaku.
2. Etika bisnis adalah standar-standar nilai yang menjadi acuan dari setiap kegiatan bisnis suatu perusahaan mulai dari tingkat manajerial hingga tingkat pegawai biasa berdasarkan kewajaran, keadilan, dan persamaan.
Etika Bisnis Dalam Islam
1. Etika adalah bagian dari filsafat yang membahas secara rasional dan kritis tentang nilai,norma atau moralitas.
2.Terminologi yang paling dekat dengan pengertian etika dalam Islam disebut sebagai akhlak (bentuk jama’nya khuluq)
Empat aksioma etika ekonomiWacana teologis yang mendasari segala aktivitas manusia
Parameter Sistem Etika Bisnis Islam*
a. Tindakan dan
keputusan dianggap sesuai etika tergantung karena niatnya. Allah yang
Maha Melihat mengetahui niat yang sebenarnya dari tindakan individu.
b. Niat yang baik diikuti dengan tindakan yang baik yang dinilai sebagai ibadah. Niat yang baik (halal intention ) tidak serta merta mengubah tindakan yang haram menjadi halal .Dengan kata lain, tidak ada doktrin menghalalkan cara manusia
Prinsip Nabi dalam bisnis
2. Etika bisnis adalah standar-standar nilai yang menjadi acuan dari setiap kegiatan bisnis suatu perusahaan mulai dari tingkat manajerial hingga tingkat pegawai biasa berdasarkan kewajaran, keadilan, dan persamaan.
Etika Bisnis Dalam Islam
1. Etika adalah bagian dari filsafat yang membahas secara rasional dan kritis tentang nilai,norma atau moralitas.
2.Terminologi yang paling dekat dengan pengertian etika dalam Islam disebut sebagai akhlak (bentuk jama’nya khuluq)
Empat aksioma etika ekonomiWacana teologis yang mendasari segala aktivitas manusia
- Perilaku bisnis harus seimbang dan adil teologis yang mendasar
- Bahwa manusia sebagai individu dan kolektivitas “Semua boleh kecuali yang dilarang”
- Mempunyai tanggung jawab moral kepada Tuhan atas perilaku bisnis.
Parameter Sistem Etika Bisnis Islam*
Maha Melihat mengetahui niat yang sebenarnya dari tindakan individu.
b. Niat yang baik diikuti dengan tindakan yang baik yang dinilai sebagai ibadah. Niat yang baik (halal intention ) tidak serta merta mengubah tindakan yang haram menjadi halal .Dengan kata lain, tidak ada doktrin menghalalkan cara manusia
Prinsip Nabi dalam bisnis
- Kejujuran
- Tidak melakukan sumpah palsu
- Ramah-tamah
- Tidak boleh berpura-pura menawar dengan harga tinggi, agar orang lain tertarik membeli dengan harga tersebut
- Tidak boleh menjelekkan bisnis orang lain.
- Takaran, ukuran dan timbangan yang benar.
- Tidak boleh menggangu kegiatan ibadah kepada Allah.
- Membayar upah sebelum kering keringat karyawan.
- Tidak monopoli.
- Dilakukan dengan sukarela.
- Segera melunasi kredit yang menjadi kewajibannya.
- Memberi tenggang waktu apabila pengutang (debitor) belum mampu membayar
- Bersih dari unsur riba.
Etika bisnis dalam Islam
Aspek
|
Bisnis Islami
|
Bisnis Konvensional
|
1. Azas
|
Tauhid (nilai-nilai transendental)
|
Sekularisme (nilai-nilai material)
|
2. Motivasi
|
Dunia dan akhirat
|
Dunia
|
3. Orientasi
|
Profit dan berkah
|
Profit
|
4. Etos kerja
|
Bekerja adalah ibadah
|
Bekerja adalah kebutuhan pribadi
|
5. Sikap mental
|
Menjadi yang terbaik karena Allah
|
Menjadi yang terbaik karena
aktualisasi diri
|
6. Keahlian dan pengetahuan
|
Kewajiban sebagai muslim
|
Kewajiban perusahaan
|
7. Keberhasilan
|
Usaha dan doa
|
Usaha
|
8. Pertanggungjawaban
|
Khalifah (wakil) Allah di muka
bumi
|
Pemimpin perusahaan
|
9. Modal
|
Halal
|
Halal dan haram
|
10. Sumber daya
|
Tidak terbatas, keinginan manusia
dibatasi
|
Terbatas, keinginan manusia tidak
terbatas
|
11. Informasi
|
Ayat qauliyah (Al-Quran dan
Sunnah) dan ayat kauniyah (peristiwa alam)
|
Ayat-ayat kauniyah (peristiwa
alam)
|
12. Manajemen strategi
|
Ayat qauliyah (Al-Quran dan
Sunnah) dan ayat kauniyah (peristiwa alam)
|
Ayat-ayat kauniyah (peristiwa
alam)
|
13. Manajemen operasi
|
Sesuai koridor syariah
|
Efektif dan efisien
|
14. Manajemen keuangan
|
Terhindar dari
Maysir, gharar, riba
|
Maksimalisasi profit
|
15. Manajemen pemasaran
|
Menciptakan produk kebutuhan
masyarakat
|
Menciptakan produk keinginan
masyarakat (menimbulkan konsumerisme)
|
16. Manajemen SDM
|
Kepribadian Islami
|
Kebudayaan perusahaan
|
17. Instrumen pemberdayaan
masyarakat
|
Zakat, infaq, shadaqah, waqf
|
CSR
|